Scroll to top

Catatan Perjalanan seorang Dokter – Chapter PULAU SAPARUA dan KESEHATAN

Disclaimer: Catatan berikut ini ditulis berdasarkan pengalaman bekerja di lokasi Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS), Pulau Saparua – drDono

Pulau Saparua

Pulau Saparua merupakan salah satu pulau di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Terdapat 1 RSUD dan 5 puskesmas di pulau ini, namun jumlah dokter tetap disini hanya 3 dengan jumlah penduduk kurang lebih 35.000 jiwa. Pulau ini memiliki beberapa wilayah yang disebut negeri oleh penduduk dan masing-masing negeri dipimpin oleh seorang raja.

Saya ditempatkan di RSUD Saparua sebagai dokter spesialis penyakit dalam dalam rangka WKDS. RSUD ini hanya memiliki 1 dokter aktif (merangkap direktur) dengan jumlah pasien yang lumayan. Kemudian 2 tahun terakhir dr internship datang untuk penempatan dan hal tersebut sangat membantu pelayanan kesehatan.

RSUD Saparua

Pada tahun 2017, RSUD mendapat 3 tenaga dr. Sp (Interna, Obsgyn, Anestesi). Kami berusaha sekuat tenaga untuk memberikan pelayanan dan mendorong pemda untuk mengembangkan fasilitias kesehatan baik obat maupun alat dan hingga saat ini OK juga masih belum aktif, sehingga tindakan operasi masih belum dapat dilakukan. Obat-obatan saat kami pertama kali datang pun masih minimal.

Kesehatan di Saparua

Problem kesehatan bagaikan fenomena gunung es. Kita melihat banyak manusia yang berobat karena ada gejala, namun sesungguhnya banyak diantara manusia lain yang tidak memiliki gejala sakit apapun namun sudah ada penyakit, seperti hipertensi maupun diabetes. Sebagian besar dari kita hanya melihat suatu problem berdasarkan yang kelihatan di depan mata, seperti yang baru saja terjadi di Asmat. Namun bom waktu penyakit yang tidak terdeteksi kurang mendapat perhatian khusus, terutama di tempat kepulauan seperti ini.

Pasien-pasien yang masuk melalui unit gawat darurat sebagian besar adalah pasien yang tidak mengetahui atau tidak mengontrol penyakit yang dimilikinya. Sebagai contoh, seorang pasien stroke datang dengan tensi 280/120 atau pasien dengan gula darah lebih dari 500. Demikian juga pasien rawat jalan, mereka datang karena mengetahui ada dokter spesialis kemudian saat pemeriksaan tekanan darah hamper semua diatas 160/90. Maka dari itu, kita harus senantiasa mengingatkan peran tenaga medis di layanan kesehatan primer, terutama masalah penyuluhan dan edukasi.

Ingatlah bahwa di negara kita sendiri ini masih sangat banyak penduduk yang memerlukan bantuan. Bagaimana kita ingin mendukung atau membantu lainnya ? Sementara di tempat sendiri masih banyak manusia yang memerlukan bantuan kita.

Chapter Pulau Saparua dan Kesehatan

Related posts

Post a Comment